HOME

 

MAHASISWA PENCINTA ALAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

 

 

 

 1. Bendera Merah Putih melambangkan kedudukan dan pribadi MAPALA UMY yaitu berani atas tujuan suci.

2. Telapak Kaki Dan Bola Bumi berwarna hitam melambangkan tekad yang bulat menjelajahi dunia untuk meresapi dan mengagumi kebesaran ALLAH SWT.

3. Gunung berwarna Biru dengan Puncak berwarna Putih melambangkan keseimbangan dan keteguhan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

4. Tiga Burung Merpati berwarna Putih melambangkan kebebasan dan hati yang bersih serta suci untuk mempertahankan dan mengembangkan tiga kekuatan     (Iman, Ilmu Dan Amal)

5. Bulan dan bintang berwarna keemasan, melambangkan tujuan MAPALA UMY dalam mencapai kegemilangan membentuk pribadi muslim yang utuh serta       menjunjung tinggi ajaran Agama Islam

 

 

 

 


  • KODE ETIK

MAHASISWA PENCINTA ALAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

           

 

  1.  Kami anggota MAPALA UMY bertaqwa kepada ALLAH SWT.
  2.  Kami anggota MAPALA UMY rela berkorban membela kebenaran dan menegakan keadilan.
  3.  Kami anggota MAPALA UMY siap membantu siapapun yang membutuhkan pertolongan dalam kebaikan.
  4.  Kami anggota MAPALA UMY senantiasa cinta alam, perdamaian, keseimbangan dan kesinambungan dalam menjalankan tugas  dan tanggung jawab.    

 

 

                                                                                            MOTTO MAPALA UMY

  •  TEGAR DALAM IMAN
  •  YAKIN DALAM MELANGKAH
  •  CAKAP DALAM TINDAKAN
  •  WAWASAN YANG MENANTANG 

 

 

SEJARAH MAPALA UMY

         SEJARAH MAPALA UMY Berangkat dari kesadaran akan terencananya kelestarian alam sekaligus untuk mengikuti jejak para pendahulunya, sebanyak 15 orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berasal dari beragam fakultas dan ditambah dari perwakilan BKK UMY yang diwakili oleh Rozi Amin dan dipandu oleh MAPALA UNISI yang dipimpin oleh Haryoko. Tepat pada tanggal 05 Mei 1983 Jam 10:00 WIB di puncak Gunung Lawu diproklamirkan berdirinya Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta disingkat “MAPALA UMY”. Momen penting ini disadari oleh niat yang tulus dan ikhlas sebagai seorang muslim dan kesadaran untuk ikut serta dalam usaha melestarikan alam. Pada fase pendirian ini disepakati bersama untuk memberikan kepercayaan kepada Nurhidayat dari Fakultas Teknik untuk memimpin organisasi ini. Dalam perjalanan awalnya MAPALA UMY banyak menemui hambatan yang tidak ringan. Hal ini disebabkan selain belum adanya keberpihakan rektorat kampus UMY pada MAPALA UMY, juga disebabkan minmnya keahlian yang dimliki para anggota MAPALA UMY yang saat itu memiliki anggota sangat minim. Namun hal ini tidak menjadikan para pengurus dan anggota menjadi berkecil hati, teapi mereka mencoba membuktikan eksistensinya melalui keiaan yang mampu menjadi bukti atas kepedulian MAPALA UMY pada masalah kelestarian lingkungan. Pada masa periode ini ditanda dengan diadakannya Pendidikan Dasar yang dipandu oleh MAPALA UNIS hngga Great Camping V (GC V). Pada ahun 1986 berlangsung pergantian kepemmpinan ketua MAPALA UMY dan mempercayakan Maryono BF dari Fakultas Ekonomi sebagai ketua MAPALA UMY. Pada masa kepemimpinannya keadaan tetap belum berubah, keberpihakan rektorat kampus UMY belum sepenuhnya bisa menerima keberadaan MAPALA UMY, namun setidaknya keadaan sedikit lebih baik dimana hal ini dsebabkan karena program kerja pengurus periode ini, yang menjadi prioritas utama adalah mengenalkan MAPALA UMY sebagai kelompok Mahasiswa Pencinta Alam yan menjunjung tinggi nilai-nilai islam dan Tri Darma Perguruan Tinggi. Upaya pembuktian ini dilakukan dengan tindakan-tindakan positif yang mampu menimbulkan persepsi yang postif pula bagi keberadaan MAPALA UMY. Pada tahun 1988 dadakan musyawarah angoa MAPALA UMY untuk perama kalinya. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa MAPALA UMY berusaha untuk merapatkan barisan dalam berorganisasi, karena tanpa kerapian dan kerjasama yang baik akan menghambat perkembangan MAPALA UMY di masa yang akan datang. Musyawarah anggota tersebut mempercayakan Dadang Fahrudin dari Fakultas Hukum untuk selanjutnya memimpin MAPALA UMY selama dua tahun kepengurusan. Pada periode ini MAPALA UMY tidak memperhitungkan suara-suara negatif yang ditujukan kepada MAPALA UMY tetapi tetap berkonsentrasi pada kegatan dengan kesepakatan yang ada dalam Musyawarah Anggota. Pada periode ini pula MAPALA UMY mulai memliki peralatan sendiri untuk melaksanakan kegiatan. Selan itu, MAPALA UMY juga sudah menangani Pendidikan Dasar untuk menjadi anggota MAPALA UMY. Pada tahun 1990 diadakan Musyawarah Anggota yang kedua kalinya. Pada Musyawarah Anggota tersebut terpilih saudara Abbas Rosyadi dari Fakultas Isipol untuk memimpin MAPALA UMY periode 1990-1993. Pada masa ini sesuai dengan hasil Musyawarah Anggota mengemban tugas untuk mengembangkan MAPALA UMY serta meningkatkan kualitas dan kuantitas anggota. Periode ini diharapkan mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar atau melaksanakan kegiatan yang melibatkan pihak luar. Pada tahun 1993 dlaksanakan Musyawarah Anggota yang ketiga dan terpilih Agus Heryadi sebagai ketua untuk periode 1993-1995. Periode ini merupakan masa untuk meneruskan dan mengembangkan kegiatan MAPALA UMY sesuai hasil-hasil Musyawarah Anggota dengan menitikberatkan pada kualitas anggota dan juga kegiatannya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kampus dan luar kampus terhadap MAPALA UMY. Pada tahun 1995 tepanya bulan Oktober, diadakan Musyawarah Anggota yang keempat d Gedung PUSLITBANG Muhammadiyah Kaliurang. Pada Musyawarah Anggota tersebut terplih saudara Rusoni dari Fakultas Teknik sebagai ketua MAPALA UMY untuk masa bakti 1995-1997. Kepengurusan ini lebh memusatkan dengan mengadakan event perlombaan kepencintaalaman maupun mendelegasikan para anggota MAPALA UMY untuk mengikuti event-event kepencintaalaman yang mampu bembawa nama harum MAPALA UMY. Pada tahun 1997 dlaksanakan Musyawarah Anggota yang kelima. Pada kesempatan ini terpilih Ahmad Farid sebagai ketua untuk periode 1997-1999. Pada periode ini disepakati untuk teap meningkatkan kualitas anggota serta kegiatan MAPALA UMY. Pada bulan Mei 1999 diadakan Musyawarah Anggota yang keenam bertempat d Wisma Wara kaliurang. Pada Musyawarah ini terpilih Muhammad Baron Sani dari Fakultas Isipol untuk memimpin MAPALA UMY periode 1999-2000. Pada periode ini tetap berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia serta kegiatan MAPALA UMY baik internal maupun eksternal. Pada bulan Mei 2001, diadakan Musyawarah Anggoa keujuh bertempat di Wisma Sejahtera III Kaliurang. Pada Musyawarah ini terpilih Fahrurozi dari Fakultas Isipoluntuk memajukan MAPALA UMY yang menitikberatkan pada kualitas anggota dan kegiatan MAPALA UMY baik internal maupun eksternal. Pada masa kepengurusan ini terjadi pengurangan anggota sebanyak 24 orang dan 2 orang mengundurkan diri, hal ini dikarenakan adanya pelanggaran AD/ART MAPALA UMY. Pada tanggal 19-23 Juni diadakan Musyawarah Anggota yang kedelapan, bertempat di Balai Istirahat Karyawan (BIK) Kaliurang. Terpilh saudara Ega Saputra Budiharjo dari Fakultas Teknik sebagai ketua MAPALA UMY periode 2003-2004. Kepengurusan kali ini menitikberatkan pada kemajuan anggota MAPALA UMY terutama dalam keterampilan dan pengetahuan tentang kepencintaalaman. Tahun 2004, tepatnya bulan September. Diadakan Musyawarah Anggotayang kesembilan kalinya dan hasilnya saudara Noviar Hassan dari Fakultas Isipol terpilih untuk memegang pucuk kepemimpinan MAPALA UMY masa bakti 2004-2005, dengan program yang hampir sama dengan kepengurusan sebelumnya. Bulan September 2005 berlangsung suksesi pergantian tampuk kepemimpinan pada Musyawarah Anggota kesepuluh, mengambil lokasi di PPSJ Sentolo dan kampus I universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pada Musyawarah Anggota itu terpilih saudara Oki Taryono dari Fakultas Teknik sebagai ketua MAPALA UMY untuk masa bakti kepengurusan selama satu tahun enam bulan, hingga tahun 2007. Pada tahun 2007, tepatnya dibulan Juli. Dilaksanakan Musyawarah Anggota MAPALA UMY untuk yang ke-11 kalinya. Musyawarah Anggota tersebut dilaksanakan di kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan terpilih saudara Fahmi Arisandi dari Fakultas Hukum untuk memimpin MAPALA UMY masa bakti 2007-2008. Pada kepengurusan ini lebih memusatkan kemajuan MAPALA UMY dengan mengadakan kegiatan-kegiatan kepencintaalaman di intern dan ekstern sebagai bentuk aplikasi sumber daya manusia di MAPALA UMY dalam bidang keprofesian. Pada tahun 2008 tepatnya akhir Oktober, Diadakan Musyawarah Anggota MAPALA UMY yang ke-12 kalinya, yang bertempat di kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil dari Musyawarah Anggota MAPALA UMY, terpilih saudara Khozin Ahmad dari Fakultas Teknik dan menitikberatkan untuk memperbanyak SDM MAPALA UMY dan lebih meningkatkan kualitas intern MAPALA UMY. Pada tahun 2010 tepatnya diawal bulan Januari, organisasi MAPALA UMY kembali menggelar Musyawarah Anggota MAPALA UMY yang ke- 13 kalinya bertempat di Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil dari Musyawarah Anggota yang ke- 13 ini, terpilih saudari Ken Savitrie dari Fakultas Isipol sebagai ketua MAPALA UMY periode 2010-2011, terpilihnya saudari Ken Savitrie sekaligus mengubah sejarah MAPALA UMY karena beliau merupakan wanita pertama yang menjabat sebagai ketua MAPALA UMY. Pada tahun 2011 tepatnya pada bulan Oktober, MAPALA UMY kembali menggelar Musyawarah Anggota yang bertempat di Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Muayawarah Anggota kali ini melahirkan Vebri Arianto dari fakultas Isipol sebagai ketua MAPALA UMY untuk masa bakti 18 bulan. Tepat pada bulan Mei 2013, MAPALA UMY sukses melaksanakan Musyawarah Anggota, dengan salah satu hasil memilih dan mempercayai saudara Pinanda Fajar Sakti sebagai ketua MAPALA UMY periode 2013 – 2014 dengan masa bakti selama 18 bulan. Di periode kepengurusan 2013 – 2014 MAPALA UMY berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan melalui Mount. Elbrus Expedition. Tepatnya di bulan Juni 2014 para atlit berhasil menginjakan kaki di punca gunung tertinggi di Benua Eropa. Tidak hanya pendakian gunung Elbrus, para atlit membawa misi lain yaitu eksplorasi kehidupan kaum muslim di Kota Treskol tepatnya di kaki Gunung Caucasus. Karena kota tersebut merupakan kota sejarah yang dulunya menjadi tempat jalur umat muslim menyiarkan agama islam di Rusia. Selain itu MAPALA UMY juga berhasil memecahkan rekor pengenaan batik di puncak gunng tertinggi (Mount Elbrus Rusia, 5.642 mdpl) melalui Museum Rekor – Dunia Indonesia. Pemecahan rekor ini merupakan bentuk promosi kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan Yogyakarta di kancah dunia. Pada bulan Oktober 2014, tongkat estafet kepemimpinan MAPALA UMY berpindah tangan kepada Suatmaji, Mahasiwa Ilmu Pemerintahan angkatan 2011. Suatmaji dipercayakan untuk memimpin MAPALA UMY selama 16 Bulan. Untuk periode ini yang menjadi konsentrasi pengurus adalah kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) MAPALA UMY.